Minggu, 25 Desember 2011

-secret-


ini hari libur.. libur natal..
ini hari libur.. tapi.. bukan hanya hari ini saja, saya sudah libur sejak tgl 27 oktober, yup 2 bulan lalu..
2 bulan lalu itu pula status saya sebagai MAHASISWA selesei.. yipppiii huraaaaa.. :D
dan sekarang saya penggangguran, bahasa kerennya sih "job seeker".. hehee..
bukan tanpa usaha lho, dari setelah lulus saya sudah kesana kemari dapat panggilan, tes, interview dan bla bla lainnya, macam artis terkenal gitu :p, tp ya itulah, namanya rezeki gak ada yang tau, saya hanya butuh sedikit lebih bersabar untuk mendapatkan hasil yang maksimal :D

kembali lagi ke topik utama..
INI HARI LIBUR..
haaaaaaaaaaaaahh.. semua orang juga tau klw INI HARI LIBUR -___-
mungkin beginilah pemikiran gadis dewasa ahahaa..

hari ini dimulai dengan senyum cerah di pagi hari JAM 9..
(bagi anak kos, jam 9 itu masih PAGI lhoo :P)
tanpa cuci muka, sikat gigi, saya langsung beranjak ke meja belajar, tapi pastinya bukan untuk belajar, melainkan,, nyalain aCERY trus onlinee. onlinee.. *rutinitas biasa dari zaman baheula .huehehe..
cek notif FESBUK, TWITTER, EMAIL.. *standar ..
bosen gitu2 aja, trus lanjut buka LOWONGAN PEKERJAAN .. yaah saat ini, situs inilah yang membuat saya merasa bersalah apabila sehari saja saya tidak membelainya,,
apply sana apply sini, sambil komat kamit baca doa, trus dilanjutkan "send file" ditutup dengan AMIN .. :p

hmm ngapain yaa, saya ingin melakukan sesuatu yang luar biasa ,, anda tau ?? LUAR BIASA *pake capslock .. LUAAARR BIASAAAA .. *tepuk tangan ...
tapi ....... NGAPAIN YAAA?? -____-
masa saya mesti ngupil mulu ... hmmm ... :v
okee,, saya liat rak buku yang kusam dan berdebu,*gak gitu juga sih sebenernya..
jeeenngg jeeennggg jeeenngg.. ini dia SECRET..
SECRET.. buku yang saya beli kira2 bertahun2 lalu, dengan kecerobohan yang amad sangat sehingga harganya yang 75 ribu, malah dibeli dengan harga 100 ribu rupiah, arrgghh 25ribu melayang ke surgaaaa :'(

saya baca kembali dari awal.. sekarang baru sampe halaman 33, total halaman 236, kira2 umur berapa saya selesei membaca semua ?? :p

SAYA ADALAH TUAN DARI PIKIRAN SAYA !! sebagian kutipan dari halaman yang sedang saya baca,,
APA YANG PALING ANDA PIKIRKAN ATAU FOKUSKAN ADALAH APA YANG AKAN MUNCUL DALAM HIDUP ANDA ..
Anda mencipta hidup Anda..
Putuskan Anda ingin menjadi apa, melakukan apa, dan memiliki apa; pikirkan pikiran-pikiran itu, pancarkan frekuensinya, visi Anda akan menjadi hidup Anda !!!

SUPER SEKALI !!!
saya suka bagian itu, sangat suka,, pikiran anda adalah penentu hidup anda..!!
mulai sekarang, jangan ngeluh, jangan berpikiran negatif, jangan manja, karena jika anda terus memikirkan pikiran2 negatif, maka pikiran2 tersebut akan muncul dalam hidup anda !!

buku ini membuat saya termotivasi untuk menata masa depan, saya sedang on fire..!! yihaa..
saya harus bangkit ..
saya sedang setengah berjalan menuju masa depan ..
saya ingin masa depan yang seperti apa? saya yang MENENTUKAN .. tertatih sekarang tak apa, asalkan jangan berhenti kemudian ,, ahahaayy ..
Bermimpilah Karena Semua yang Akan Anda Raih itu berasal dari mimpi Anda!!!
Semua tergantung Anda Meyakininya Atau tidak !!

I'M ON FIRE .. I'M ON FIRE .. yiippii

saya menikmati keadaan sekarang,sangat menikmati :)
saat2 saya refreshing,mencari jalan hidup,dan saat saya bersama orang terkasih *with my darl, hehe maaluu :P
saya nikmati semua,sebelum saya masuk dan terjun ke masyarakat :)

*mandiii , dan lanjutkan membacaa sampe abiissssss :D

Selasa, 24 Mei 2011

qita

disaat egoku memuncak ..
disaat kekanak-kanakan ku berhamburan ..
disaat aku mempertahankan "ini aku" ..
disaat tanpa ku ingin , aku menyakitimu ..
disaat aku melukai perasaanmu ..
dan ..
tepat disaat aku menyesal untuk semua kebodohanku ..
kamu selalu, dan selalu, menerima aku kembali,
menyadarkan aku pada kenyataan ..hidup ini bukan hanya tentang aku !
disaat kamu membisikkan padaku "ya, aku menyayangimu" ..
disaat yang sama, dinding ego ku terbang bertebaran , berang ku lenyap ..
aku menyesal dengan semua ke"aku"an ku,,
ini bukan hanya tentang aku, ini tentang kamu, tentang kita !!
aku tak akan minta maav dan berjanji ,
aku hanya akan akan membuktikan !!


aku menyayangimu
Alghazali Akbar

Jumat, 20 Mei 2011

kelompok softskill profesionalisme

Sabtu, 14 Mei 2011

Pengelolaan Proyek Sistem Informasi -Kriteria Manager Proyek yang Baik-



Manager adalah orang atau seseorang yang harus mampu membuat orang-orang dalam organisasi yang berbagai karakteristik, latar belakang budaya, akan tetapi memiliki ciri yang sesuai dengan tujuan (goals) dan teknologi (technology).


Manajer proyek adalah orang yang mempunyai wewenang untuk membuat dan mengambil keputusan didalam proyek. Peranan manajer proyek sangat penting dalam tercapainya tujuan proyek, serta tanggung jawabnya adalah agar produk, jasa maupun tujuan lain dihasilkan dan diserahkan sesuai dengan syarat-syarat teknis yang telah disepakati, tepat waktu sesuai jadwal yang disetujui, serta menggunakan anggaran dan sumber daya lainnya dalam batas-batas rencana yang telah dibuat.

Peranan Manajer Proyek

  • Berperan untuk mengintegrasikan beberapa kegiatan yang berbeda untuk mencapai tujuan tertentu.
  • Berperan juga sebagai seorang komunikator. Dengan ini berarti manajer proyek menjadi tempat terakhir menujunya laporan-laporan, memo, permintaan dan keluhan. Manajer proyek juga mengambil input dari banyak sumber, mengolah dan menyampaikan informasi ke beberapa pihak dan memastikan bahwa semua orang yang punya peran dalam proyek mengetahui informasi mengenai kebijaksanaan, tujuan, anggaran, jadwal kebutuhan, dan perubahan yang ada dalam proyek sesuai peran yang dimiliki.
  • Berperan untuk mengambil keputusan yang menjadi wewenangnya, antara lain mengenai realokasi sumber daya, mengubah lingkup proyek, menyeimbangkan kriteria biaya, jadwal dan performansi.
  • Merupakan seorang enterpreuneur yang harus berusaha untuk melakukan pengadaan dana, fasilitas dan orang agar proyek dapat berjalan.
  • Merupakan seorang agen pengubah yang mempelopori pemakaian ide yang baru dan inovatif dan berusaha keras mengatasi halangan untuk melakukan perubahan.

Tanggung Jawab Manajer Proyek

Tanggung jawab manajer proyek didelegasikan oleh pihak manajemen yang diatasnya. Seorang manajer proyek memiliki tanggung jawab utama yaitu menyerahkan hasil akhir proyek dalam kriteria waktu, biaya, dan informasi yang telah ditetapkan, termasuk profit yang ditargetkan. Secara garis besar tanggung jawab manajer proyek adalah (Soeharto, 1997):

  • Merencanakan kegiatan-kegiatan dalam proyek, tugas-tugas dan hasil akhir, termasuk pemecahan pekerjaan, penjadwalan dan anggaran.
  • Mengorganisasikan, memilih dan menempatkan orang-orang dalam tim proyek. Mengorganisasikan dan mengalokasikan sumber daya.
  • Memonitor status proyek.
  • Mengindentifikasikan masalah-masalah teknis.
  • Titik temu dari para konstituen: subkontraktor, user, konsultan, top management.
  • Menyelesaikan konflik yang terjadi dalam proyek.
  • Merekomendasikan penghentian proyek atau pengerahan kembali sumber daya.

Fungsi Manajer Proyek :
– Membuat kerja (Mengagendakan pekerjaan)
– Menjadwal kerja (Diagram PERT dan Grant)
– Bertanggung-jawab atas hasil kerja

Kompetensi yang harus dimiliki manajer proyek:

* Kompetensi Pencapaian Bisnis
* Kompetensi Pemecahan Masalah
* Kompetensi Pengaruh
* Kompetensi Manajemen diri dan orang lain

Tiga karakteristik dan kriteria ntuk mengukur tingkat kualifikasi seseorang untuk menjadi Manajer Proyek yang baik yaitu:

  • Karakter Pribadinya
  • Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Proyek yang Dikelola
  • Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Tim yang Dipimpin

Karakter Pribadinya

  1. Memiliki pemahaman yang menyeluruh mengenai teknis pekerjaan dari proyek yang dikelola olehnya.
  2. Mampu bertindak sebagai seorang pengambil keputusan yang handal dan bertanggung jawab.
  3. Memiliki integritas diri yang baik namun tetap mampu menghadirkan suasana yang mendukung di lingkungan tempat dia bekerja.
  4. Asertif
  5. Memiliki pengalaman dan keahlian yang memadai dalam mengelola waktu dan manusia.

Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Proyek yang Dikelola

  1. Memiliki komitmen yang kuat dalam meraih tujuan dan keberhasilan proyek dalam jadwal, anggaran dan prosedur yang dibuat.
  2. Pelaksanakan seluruh proses pengembangan proyek IT sesuai dengan anggaran dan waktu yang dapat memuaskan para pengguna/klien.
  3. Pernah terlibat dalam proyek yang sejenis.
  4. Mampu mengendalikan hasil-hasil proyek dengan melakukan pengukuran dan evaluasi kinerja yang disesuaikan dengan standar dan tujuan yang ingin dicapai dari proyek yang dilaksanakan.
  5. Membuat dan melakukan rencana darurat untuk mengantisipasi hal-hal maupun masalah tak terduga.
  6. Membuat dan menerapkan keputusan terkait dengan perencanaan.
  7. Memiliki kemauan untuk mendefinisikan ulang tujuan, tanggung jawab dan jadwal selama hal tersebut ditujukan untuk mengembalikan arah tujuan dari pelaksanaan proyek jika terjadi jadwal maupun anggaran yang meleset.
  8. Membangun dan menyesuaikan kegiatan dengan prioritas yang ada serta tenggat waktu yang ditentukan sebelumnya.
  9. Memiliki kematangan yang tinggi dalam perencanaan yang baik dalam upaya mengurangi tekanan dan stres sehingga dapat meningkatkan produktifitas kerja tim.
  10. Mampu membuat perencanaan dalam jangka panjang dan jangka pendek.

Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Tim yang Dipimpin

  1. Memiliki kemampuan dan keahlian berkomunikasi serta manajerial.
  2. Mampu menyusun rencana, mengorganisasi, memimpin, memotivasi serta mendelegasikan tugas secara bertanggung jawab kepada setiap anggota tim.
  3. Menghormati para anggota tim kerjanya serta mendapat kepercayaan dan penghormatan dari mereka.
  4. Berbagi sukses dengan seluruh anggota tim.
  5. Mampu menempatkan orang yang tepat di posisi yang sesuai.
  6. Memberikan apresiasi yang baik kepada para anggota tim yang bekerja dengan baik.
  7. Mampu mempengaruhi pihak-pihak lain yang terkait dengan proyek yang dipimpinnya untuk menerima pendapat-pendapatnya serta melaksanakan rencana-rencana yang disusunnya.
  8. Mendelegasikan tugas-tugas namun tetap melakukan pengendalian melekat.
  9. Memiliki kepercayaan yang tinggi kepada para profesional terlatih untuk menerima pekerjaan-pekerjaan yang didelegasikan darinya.
  10. Menjadikan dirinya sebagai bagian yang terintegrasi dengan tim yang dipimpinnya.
  11. Mampu membangun kedisiplinan secara struktural.
  12. Mampu mengidentifikasi kelebihan-kelebihan dari masing-masing anggota tim serta memanfaatkannya sebagai kekuatan individual.
  13. Mendayagunakan setiap elemen pekerjaan untuk menstimulasi rasa hormat dari para personil yang terlibat dan mengembangkan sisi profesionalisme mereka.
  14. Menyediakan sedikit waktu untuk menerima setiap ide yang dapat meningkatkan kematangan serta pengembangan dirinya.
  15. Selalu terbuka atas hal-hal yang mendorong kemajuan.
  16. Memahami secara menyeluruh para anggota tim yang dipimpinnya dan mengembangkan komunikasi efektif di dalamnya.
Sumber :
1. http://bikinrumahmurah.wordpress.com/2010/12/23/kriteria-manajer-proyek-yang-baik-ini-tips-menentukannya/
2. http://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:VP7Oy7h9essJ:digilib.petra.ac.id/jiunkpe/s1/sip4/2009/jiunkpe-ns-s1-2009-21402012-11883-project_manager-chapter2.pdf+tugas+manager+proyek&hl=id&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEESgPPCCGKwqTjgCHtjwTqjFL5b44taSXNO3GEcC14K0fDga8tVIIesGqaXoyQTC4LuxA6vwOD0_47EB-ZGUP2wJMsFBeOqh3Pzn7vqjK6-SJYnIZnlxMDbo9QrjxqFWcax07nYEE&sig=AHIEtbSNltihShAbmRJ73nT9OwWm4_TTfQ
3. http://nayay.wordpress.com/2010/03/08/manager-proyek/

Rabu, 13 April 2011

Pengelolaan Proyek Sistem Informasi -COCOMO-

COCOMO

Constructive Cost Model (COCOMO) Merupakan algoritma estimasi biaya perangkat lunak model yang dikembangkan oleh Barry Boehm. Model ini menggunakan rumus regresi dasar, dengan parameter yang berasal dari data historis dan karakteristik proyek proyek saat ini.

Sejarah Singkat COCOMO
COCOMO pertama kali diterbitkan pada tahun 1981 Barry Boehm W. ’s Book ekonomi Software engineering sebagai model untuk memperkirakan usaha, biaya, dan jadwal untuk proyek-proyek perangkat lunak. Ini menarik pada studi dari 63 proyek di TRW Aerospace mana Barry Boehm adalah Direktur Riset dan Teknologi Perangkat Lunak pada tahun 1981. Penelitian ini memeriksa proyek-proyek ukuran mulai dari 2.000 sampai 100.000 baris kode, dan bahasa pemrograman mulai dari perakitan untuk PL / I. Proyek-proyek ini didasarkan pada model pengembangan perangkat lunak waterfall yang merupakan proses software umum pembangunan di 1981.
Referensi untuk model ini biasanya menyebutnya COCOMO 81. Pada tahun 1997 COCOMO II telah dikembangkan dan akhirnya diterbitkan pada tahun 2000 dalam buku Estimasi Biaya COCOMO II Software dengan COCOMO II. adalah penerus dari COCOMO 81 dan lebih cocok untuk mengestimasi proyek pengembangan perangkat lunak modern. Hal ini memberikan lebih banyak dukungan untuk proses pengembangan perangkat lunak modern, dan basis data proyek diperbarui. Kebutuhan model baru datang sebagai perangkat lunak teknologi pengembangan pindah dari batch processing mainframe dan malam untuk pengembangan desktop, usabilitas kode dan penggunaan komponen software off-the-rak. Artikel ini merujuk pada COCOMO 81.

Pengertian COCOMO
COCOMO terdiri dari tiga bentuk hirarki semakin rinci dan akurat. Tingkat pertama, Basic COCOMO adalah baik untuk cepat, order awal, kasar estimasi besarnya biaya perangkat lunak, namun akurasinya terbatas karena kurangnya faktor untuk memperhitungkan perbedaan atribut proyek (Cost Drivers). Intermediate COCOMO mengambil Driver Biaya ini diperhitungkan dan Rincian tambahan COCOMO account untuk pengaruh fase proyek individu.

Jenis-Jenis COCOMO

1. Jenis COCOMO Dasar

Jenis COCOMO dapat diaplikasikan dalam tiga tingkatan kelas:

  1. Proyek organik (organic mode) Adalah proyek dengan ukuran relatif kecil, dengan anggota tim yang sudah berpengalaman, dan mampu bekerja pada permintaan yang relatif fleksibel.
  2. Proyek sedang (semi-detached mode)Merupakan proyek yang memiliki ukuran dan tingkat kerumitan yang sedang, dan tiap anggota tim memiliki tingkat keahlian yang berbeda
  3. Proyek terintegrasi (embedded mode)Proyek yang dibangun dengan spesifikasi dan operasi yang ketat

Jenis COCOMO dasar ditunjukkan dalam persamaan 1, 2, dan 3 berikut ini:

c1.jpg (1, 2, 3)

Dimana :

  • E : besarnya usaha (orang-bulan)
  • D : lama waktu pengerjaan (bulan)
  • KLOC : estimasi jumlah baris kode (ribuan)
  • P : jumlah orang yang diperlukan.

Sedangkan koefisien ab, bb, cb, dan db diberikan pada Tabel 1 berikut:

Tabel 1 . Koefisien Model COCOMO Dasar

untitled.jpg

2. Jenis COCOMO Lanjut (Intermediate COCOMO)

Pengembangan model COCOMO adalah dengan menambahkan atribut yang dapat menentukan jumlah biaya dan tenaga dalam pengembangan perangkat lunak, yang dijabarkan dalam kategori dan subkatagori sebagai berikut:

1. Atribut produk (product attributes)

  1. Reliabilitas perangkat lunak yang diperlukan (RELY)
  2. Ukuran basis data aplikasi (DATA)
  3. Kompleksitas produk (CPLX)

2. Atribut perangkat keras (computer attributes)

  1. Waktu eksekusi program ketika dijalankan (TIME)
  2. Memori yang dipakai (STOR)
  3. Kecepatan mesin virtual (VIRT)
  4. Waktu yang diperlukan untuk mengeksekusi perintah (TURN)

3. Atribut sumber daya manusia (personnel attributes)

  1. Kemampuan analisis (ACAP)
  2. Kemampuan ahli perangkat lunak (PCAP)
  3. Pengalaman membuat aplikasi (AEXP)
  4. Pengalaman penggunaan mesin virtual (VEXP)
  5. Pengalaman dalam menggunakan bahasa pemrograman (LEXP)

4. Atribut proyek (project attributes)

  1. Penggunaan sistem pemrograman modern(MODP)
  2. Penggunaan perangkat lunak (TOOL)
  3. Jadwal pengembangan yang diperlukan (SCED)

Masing-masing subkatagori diberi bobot seperti dalam tabel 2 dan kemudian dikalikan.

c3.jpg

Dari pengembangan ini diperoleh persamaan:

c4.jpg (4)

Dimana :

  • E : besarnya usaha (orang-bulan)
  • KLOC : estimasi jumlah baris kode (ribuan)
  • EAF : faktor hasil penghitungan dari sub-katagori di atas.

Koefisien ai dan eksponen bi diberikan pada tabel berikut.

Tabel 3. Koefisien Model COCOMO Lanjut

c5.jpg

2.1 Persamaan Perangkat Lunak

Persamaan perangkat lunak merupakan model variabel jamak yang menghitung suatu distribusi spesifik dari usaha pada jalannya pengembangan perangkat lunak. Persamaan berikut ini diperoleh dari hasil pengamatan terhadap lebih dari 4000 proyek perangkat lunak :

c6.jpg (5)

Dimana :

  • E = usaha yang dilakukan (orang-bulan atau orang-tahun)
  • t = durasi proyek dalam (bulan atau tahun)
  • B = faktor kemampuan khusus
  • P = parameter produktivitas

Nilai B diambil berdasarkan perkiraan. Untuk program berukuran kecil (0.5 < KLOC < 5), B = 0.16. Untuk program yang lebih besar dari 70 KLOC, B = 0.39.

Sedangkan besarnya nilai P merefleksikan:

  1. Kematangan proses dan praktek manajemen
  2. Kualitas rekayasa perangkat lunak
  3. Tingkat bahasa pemrograman yang digunakan
  4. Keadaan lingkungan perangkat lunak
  5. Kemampuan dan pengalaman tim pengembang
  6. Kompleksitas aplikasi

Berdasarkan teori, diperoleh P = 2000 untuk sistem terapan, P = 10000 untuk perangkat lunak pada sistem informasi dan sistem telekomunikasi, dan P = 28000 untuk sistem aplikasi bisnis.

2.2 Konversi Waktu Tenaga Kerja

Konversi waktu tenaga kerja ini diperoleh dari angka pembanding yang digunakan pada perangkat lunak ConvertAll, dengan hubungan persamaan antara orang-bulan (OB), orang-jam (OJ), orang-minggu (OM), dan orang-tahun (OT) adalah sebagai berikut :

OM = 40 OJ (6)

OT = 12 OB (7)

OT = 52 OM (8)

Dari persamaan di atas, diperoleh konversi orang-bulan ke orang-jam sebagai berikut :

OB = (40 OJ x 52) / 12

OB = 173,33 OJ (9)

3. Jenis COCOMO II

Jenis COCOMO II, pada awal desainnya terdiri dari 7 bobot pengali yang relevan dan kemudian menjadi 16 yang dapat digunakan pada arsitektur terbarunya.

Tabel 4. COCOMO II Early Design Effort Multipliers

c7.jpg

Tabel 5. COCOMO II Post Architecture Effort Multipliers

c8.jpg

Sama seperti COCOMO Intermediate (COCOMO81), masing-masing sub katagori bisa digunakan untuk aplikasi tertentu pada kondisi very low, low, manual, nominal, high maupun very high. Masing-masing kondisi memiliki nilai bobot tertentu. Nilai yang lebih besar dari 1 menunjukkan usaha pengembangan yang meningkat, sedangkan nilai di bawah 1 menyebabkan usaha yang menurun. Kondisi Laju nominal (1) berarti bobot pengali tidak berpengaruh pada estimasi. Maksud dari bobot yang digunakan dalam COCOMO II, harus dimasukkan dan direfisikan di kemudian hari sebagai detail dari proyek aktual yang ditambahkan dalam database.


Sumber :

1. http://yayuk05.wordpress.com/2007/11/09/constructive-cost-model-cocomo/

2. http://rpl07.wordpress.com/2007/06/20/cocomo-constructive-cost-model-oleh-dommy-5105-100-163/

Senin, 21 Maret 2011

OPEN SOURCE

Open Source

Open source adalah sistem pengembangan yang tidak dikoordinasi oleh suatu individu / lembaga pusat, tetapi oleh para pelaku yang bekerja sama dengan memanfaatkan kode sumber (source-code) yang tersebar dan tersedia bebas (biasanya menggunakan fasilitas komunikasi internet). Pola pengembangan ini mengambil model ala bazaar, sehingga pola Open Source ini memiliki ciri bagi komunitasnya yaitu adanya dorongan yang bersumber dari budaya memberi, yang artinya ketika suatu komunitas menggunakan sebuah program Open Source dan telah menerima sebuah manfaat kemudian akan termotivasi untuk menimbulkan sebuah pertanyaan apa yang bisa pengguna berikan balik kepada orang banyak.

Menurut David Wheeler, secara umum program yang dinamakan free software (perangkat lunak bebas) atau open source software (perangkat lunak sumber terbuka) adalah program yang lisensinya memberi kebebasan kepada pengguna menjalankan program untuk apa saja, mempelajari dan memodifikasi program, dan mendistribusikan penggandaan program asli atau yang sudah dimodifikasi tanpa harus membayar royalti kepada pengembang sebelumnya.

Open Source Software" (OSS), menurut Esther Dyson (1998), didefinisikan sebagai perangkat lunak yang dikembangkan secara gotong-royong tanpa koordinasi resmi, menggunakan kode program (source code) yang tersedia secara bebas, serta didistribusikan melalui internet.

OSS identik dengan Free Software. Perlu digarisbawahi, definisi free disini bukan berarti gratis, namun free disini berarti bebas. Bebas ini dijabarkan menjadi empat buah, yaitu:

1. Kebebasan untuk menjalankan programnya untuk tujuan apa saja.
2. Kebebasan untuk mempelajari bagaimana program itu bekerja serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda. Akses pada kode program merupakan suatu prasyarat.
3. Kebebasan untuk menyebarluaskan kembali hasil salinan perangkat lunak tersebut sehingga dapat membantu sesama.
4. Kebebasan untuk meningkatkan kinerja program, dan dapat menyebarkannya ke khalayak umum sehingga semua menikmati keuntungannya. Akses pada kode program merupakan suatu prasyarat juga.

Keuntungan Open Source

--> Motivasi dari penggunaan dan pengembangan open source software beraneka ragam, mulai dari filosofi dan alasan etika sampai pada masalah praktis. Biasanya, keuntungan yang dirasa pertama dari model open source adalah fakta bahwa ketersediaan open source diciptakan secara gratis atau dengan biaya yang rendah.

Berikut beberapa keuntungan menggunakan Open Source

• Legal

Indonesia berada pada posisi nomor 4 negara pembajak terbesar di dunia. Hal ini menyebabkan posisi tawar-menawar Indonesia melemah di dunia perdagangan, dan menjadikan Indonesia menuai kecaman dari negara-negara lainnya. Open Source, dengan berbagai kelebihannya, juga legal. Penggunaan software Open Source di seluruh Indonesia akan menyebabkan tingkatpembajakan software di Indonesia menjadi turun drastis, dari 88% menjadi 0%.

• Penyelamatan Devisa Negara

Software yang banyak dipakai untuk mengetik harganya adalah US$ 600. Untuk perbandingan, harga laptop adalah sekitar US$ 435 . Dan pendapatan per kapita/bulan adalah hanya sekitar US$ 134. Dengan menggunakan solusi berbasis Open Source, maka dapat dilakukan penghematan devisa negara secara signifikan. Kemudian dana tersebut dapat dialokasikan ke usaha-usaha untuk kesejahteraan rakyat.

• Keamanan Negara / Perusahaan

Di tahun 1982, terjadi ledakan dahsyat di jalur pipa gas Uni Sovyet di Siberia. Kekuatan ledakan tersebut, sekitar 3 kiloton, atau 25% dari kekuatan bom nuklir Hiroshima. 16 tahun kemudian baru diketahui oleh publik bahwa ledakan tersebut disebabkan oleh software komputer proprietary / tertutup yang telah diubah oleh CIA. Software Opn Source bebas dari bahaya ini, karena bisa dilakukan audit terhadap kode programnya.

• Keamanan Sistem

Virus, spyware, trojan, dan berbagai masalah keamanan lainnya, sudah akrab dengan banyak pengguna komputer.Pada topik keamanan sistem, satu buah lubang keamanan saja sudah cukup untuk menjadi jalan masuk penjahat.Masalahnya pada software proprietary / tertutup, sangat sulit untuk dapat benar-benar yakin dengan keamanannya; karena kita tidak tahu apa yang ada di dalamnya. Selain itu, seringkali sangat sulit untuk mendapatkan solusinya. Sebagai contoh, ada security hole diInternet Explorer yang telah diketahui sejak tahun 2002, namun masih tetap belum ada solusinya.
Sebuah komputer dengan OS Microsoft Windows 2000 yang kemudian disambungkan ke Internet, dapat terserang virus dalam waktu 10 menit atau kurang. Di tahun 2006, Internet Explorer tidak aman untuk digunakan selama 284 hari . Dan seterusnya.

• Banyaknya tenaga (SDM ) untuk mengerjakan proyek.

Sumber daya manusia merupakan salah satu unsur pokok dalam software development. Proyek open source biasanya menarik banyak developer. Sebagai contoh, pengembangan server web Apache9 menarik ribuan orang untuk ikut mengembangan dan memantau.

• Kesalahan (bugs, error) lebih cepat ditemukan dan diperbaiki. Karena jumlah developernya sangat banyak dan tidak dibatasi, maka kemungkinan untuk mendeteksi bugs lebih besar. Visual inspection (eye-balling) merupakan salah satu metodologi pencarian bugs yang paling efektif. Selain itu, karena source code tersedia, maka setiap orang dapat mengusulkan perbaikan tanpa harus menunggu dari vendor.
"Given enough eyeballs, all bugs are shallow. (Linus Torvalds)”

• Kualitas hasil lebih terjamin.

Karena banyaknya orang yang melakukan evaluasi, kualitas produk dapat lebih baik. Sebagai contoh, Apache merupakan web server open source yang paling banyak digunakan orang di dunia. Namun hal ini hanya berlaku untuk produk open source yang ramai dikembangkan orang. Tidak selamanya produk open source dikembangkan oleh banyak orang. Ada banyak produk open source yang dikembangkan oleh individual saja.

Kekurangan Open Source :

1. Kurangnya SDM yang dapat memanfaatkan open source. Salah satu keuntungan utama
dari gerakan open source adalah adanya ketersediaan source code. Namun ketersediaan ini
menjadi sia-sia apabila SDM yang ada tidak dapat menggunakannya, tidak dapat mengerti
source code tersebut. SDM yang ada ternyata hanya mampu menggunakan produk saja. Jika
demikian, maka tidak ada bedanya produk open source dan yang proprietary dan tertutup.

2. Tidak adanya proteksi terhadap HaKI . Kebanyakan orang masih menganggap bahwa
source code merupkan aset yang harus dijaga kerahasiannya. Hal ini dikaitkan dengan
besarnya usaha yang sudah dikeluarkan untuk membuat produk tersebut. Karena sifatnya
yang terbuka, open source dapat di-abuse oleh orang-orang untuk mencuri ide dan karya
orang lain.


Sumber :

1. http://id.wikipedia.org/wiki/Sumber_terbuka

2. http://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:8OrUsHuN4s0J:www.cert.or.id/~budi/articles/open-source-for-corporation.doc+keuntungan+dan+kerugian+menggunakan+open+source&hl=id&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEESi_SQPRMHoyBj_zbtEhXk0ocDsmqUA56PzbdEUqlxVjYhXl2HnyaPNKWy8XMtH7aBDmyBiOsJWZmOFCNQlK-Ux-tvAbyECrOILOIEpgLQqHk3H1YP1djip81Xl25JFcMgFCaqeC&sig=AHIEtbQ8jrS6PEkLmuyuoH9sWJQAKSF16g

3. http://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:0v5bQijzEnkJ:ione007.files.wordpress.com/2008/12/keuntungan-dan-kerugian-open-source.doc+keuntungan+dan+kerugian+menggunakan+open+source&hl=id&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEEShK-LFTul9z-qTwF7jhZIpOR6imZKI1Ca5E5zpA0biv0Q1uJ1Wm_iQ_8JxNaak8ACBZ6o5l1_9h1Xm18_D3SaRMalPVNtKw7ukTSGU6BRCZD1QZbPI9vxmWJtfHDq6WVycgIhNC&sig=AHIEtbR41Y52iKY1vRcneLjCVLeek933Cw